Rabu, 6 Oktober 2021 telah dilaksanakan Desk Realisasi Penyerapan Dana dan Capaian Output Kegiatan DAK Fisik Tahap 1 Sebagai Syarat Penyaluran DAK Fisik Tahap 2 dan BAST TA 2021 di Ruang Rapat Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah BPPKAD Kab. Banjarnegara Gedung A Lantai 3. Selaku narasumber adalah Kabid Perbendaharaan dan Kasda, Auditor Inspektorat dan Operator OMSPAN Level Pemda. Peserta pada desk ini adalah PPTK dan Operator OMSPAN pada SKPD yang mengampu kegiatan DAK Fisik Tahun Anggaran 2021.

Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK) merupakan dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada daerah dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Mekanisme penyaluran DAK Fisik Bertahap TA 2021 dibagi menjadi 3 tahap (25%, 45% dengan memperhatikan nilai kontrak, dan selisih kontrak dengan transfer).

Penyaluran DAK Fisik Tahap 2 dilaksanakan per sub bidang atau per bidang untuk bidang yang tidak memiliki sub bidang dengan besaran sebagai berikut:

  1. 45% dari nilai daftar kontrak (NDK) kegiatan, dalam hal nilai daftar kontrak kegiatan lebih besar dari 70% pagu (NDK > 70% pagu)
  2. Selisih antara nilai daftar kontrak kegiatan dengan nilai penyaluran tahap I, dalam hal nilai daftar kontrak kegiatan lebih besar 25% dari pagu dan lebih kecil atau sama dengan 70% dari pagu (25% pagu < NDK ≤ 70% pagu)

Dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik Tahap 2 disampaikan paling lambat tanggal 21 Oktober 2021  dengan rincian sebagai berikut:

  1. Laporan Realisasi Penyerapan Dana dan Capaian Output yang menunjukkan realisasi penyerapan dana paling sedikit 75% dari dana yang telah diterima pada penyaluran tahap 1
  2. Laporan Hasil Reviu (LHR) dari inspektorat daerah provinsi/ kabupaten/kota atas Laporan Realisasi Penyerapan Dana dan Capaian Output tahap 1
  3. Rekapitulasi SP2D BUD atas penggunaan DAK Fisik tahap 1
  4. Foto yang menunjukkan realisasi fisik atas pelaksanaan kegiatan DAK Fisik tahap 1
  5. Daftar kontrak kegiatan DAK Fisik
  6. Laporan sisa DAK Fisik

Dalam rangka akuntabilitas dan peningkatan kualitas data DAK Fisik TA 2021, Inspektorat Kabupaten Banjarnegara melakukan reviu atas data DAK Fisik yang direkam oleh SKPD pada aplikasi OMSPAN. Berdasarkan hasil reviu, Inspektorat Kabupaten Banjarnegara memberikan persetujuan/ penolakan data hasil perekaman SKPD sebelum dilakukan proses lebih lanjut oleh BPPKAD. Dalam Peraturan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor PER-3/PK/2020 Tentang Panduan Reviu Laporan Realisasi Penyerapan Dana Dan Capaian Kelauran (Output) Kegiatan Dana Alokasi Khusus Fisik Pasal 5 ayat (1) huruf b. disebutkan bahwa reviu untuk syarat penyaluran tahap II dilakukan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal 21 Oktober.

Permasalahan atau kendala yang terjadi saat ini yaitu:

  1. Belum pengajuan SPM atau penerbitan SP2D BUD atas kegiatan DAK Fisik
  2. Sudah ada penerbitan SP2D BUD tetapi belum melakukan input realisasi penyerapan SP2D BUD dan Volume Capaian Output Kegiatan DAK Fisik yang diinput pada aplikasi OMSPAN
  3. SP2D BUD dan Volumen Capaian Output Kegiatan DAK Fisik sudah diinput pada aplikasi OMSPAN tetapi belum menyampaikan dokumen bahan reviu ke Inspektorat Kabupaten Banjarnegara.

Dokumentasi Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *