KUNJUNGAN BPPKAD KAB. GROBOGAN DAN NGAJUK

KUNJUNGAN BPPKAD KABUPATEN GROBOGAN DAN NGANJUK
KE BPPKAD KABUPATEN BANJARNEGARA

 

Dalam rangka bersilaturahim dan upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah , BPKAD Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan kunjungan ke BPPKAD Kabupaten Banjarnegara pada  Hari Rabu, 14 November 2018.   Delegasi BPKAD Kabupaten  Nganjuk yang  berjumlah 5 personil dan dipimpin oleh Suyatno tersebut, diterima langsung oleh Kepala BPPKAD Kabupaten Banjarnegara,  Drs. Siswanto, MSi, didampingi Sekretaris Rachmawati, S.IP, Kepala Bidang serta Kepala Seksi dari Bidang Akuntansi dan Pengolahan Data, Bidang Perbendaharaan dan Bidang Aset Daerah.

Materi studi banding yang didiskusikan antara lain :

  1. Pelaksanaan transaksi non tunai ;
  2. Tata cara pelaporan pendapatan dan belanja yang tidak melalui Rekening Kas Umum Daerah;
  3. Pengelolaan dan pencatatan asset daerah, khususnya aset tetap yang dihentikan penggunaannya/rusak dan kendaraan yang telah dilakukan lelang;
  4. Pengelolaan dan pencatatan dana BOS;
  5. Proses persiapan penyusunan LKPD Tahun 2018.

Minggu sebelumnya BPPKAD Kabupaten Grobogan yang dipimpin oleh Kabid Akuntansi Drs. Agus Martono, MM, juga sempat berkunjung ke BPPKAD Kabupaten Banjarnegara untuk berdiskusi mengenai Kebijakan  Akuntansi BLUD dan  Kebijakan Akuntansi  Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Pemberlakuan  transaksi  Non Tunai di Kabupaten  Banjarnegara  dimulai pada  pelaksanaan  APBD Tahun 2018  dengan limit  transaksi sebesar Rp5.000.000,00 dan akan diturunkan limitnya pada Tahun Anggaran 2019 dengan nilai Rp1.500.000,00. Untuk system pengelolaan kas, saat ini Pemerintah Kabupaten Banjarnegara sudah mulai menggunakan Cash Manajemen System (CMS) .

Sedangan tata cara pelaporan pendapatan dan belanja yang tidak melalui Rekening Kas Umum Daerah adalah sebagai berikut :

  1. Pendapatan

Sebagaimana tertuang dalam Kebijakan Akuntansi  Pemerintah   Kabupaten   Banjarnegara,  bahwa  Pendapatan  LRA diakui  menjadi  pendapatan daerah, antara lain pada saat Kas atas pendapatan tersebut telah diterima Satker/OPD dan digunakan langsung tanpa setor ke RKUD, dengan syarat entitas penerima wajib melaporkannya kepada BUD;

1). Untuk Pendapatan yang direalisasikan oleh BLUD RSUD dan Pendapatan JKN pada Puskesmas , setiap bulan untuk Puskesmas dan Triwulan untuk BLUD mengajukan Surat Permohonan Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP3B) kepada BUD, kemudian setelah ada Pengesahan Pendapatan dan Belanja dari BUD, kemudian mereka melakukan pencatatan transaksi pendapatan BLUD dan JKN ke dalam SIMDA Keuangan ;

2) Untuk pendapatan BOS yang direalisasikan melalui Satdikdas Negeri, dilaksanakan entry oleh PPKD setiap semester, berdasarkan Surat Pernyataan Telah Menerima Hibah (SPTMH) yang dibuat oleh Satdikdas Negeri Per Semester. Apabila terdapatan Bunga /Jasa dalam Rekening Bendahara BOS , langsung dipindahbukukan ke RKUD dan dicatat sebagai Pendapatan Asli Daerah di PPKD.

  1. Belanja

Sesuai Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, bahwa untuk Belanja yang dikelola langsung oleh entitas yang langsung menggunakan belanja tanpa melalui kas daerah, yaitu belanja BLUD, JKN dan BOS pada Satdikdas Negeri, pengakuannya sebagai berikut :

  • Untuk Belanja BLUD dan JKN setiap bulan Puskesmas dan setiap Triwulan BLUD mengajukan SP3B, dan setelah terbit Surat Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP2B) dari BUD, baru dilakukan pencatatan belanja pada SIMDA Keuangan;
  • Untuk Belanja BOS pada Satdikdas Negeri , pengajuan Pengesahan Belanjanya adalah setiap semester, setelah diterbitkan SPB ( Surat Pengesahan Belanja ) oleh BUD, baru Dinas Pendidikan melakukan pencatatan Realisasi Belanja BOS.

Pengelolaan dan pencatatan asset daerah, khususnya aset tetap yang dihentikan penggunaannya/rusak dan kendaraan yang telah dilakukan lelang, adalah sebagai berikut :

  • Terhadap aset tetap dalam kondisi rusak berat yang sudah diusulkan kepada pengelola barang untuk dihapuskan :
  1. Direklasifikasikan dari Aset Tetap ke Aset Lainnya ( Aset rusak berat) ;
  2. Perhitungan penyusutannya dihentikan sampai dengan akhir tahun lalu, sebelum direklas ke Aset Lainnya ;
  • Terhadap aset yang telah dilakukan lelang, dikeluarkan pencatatanny baik dari  aset tetap ( apabila lelang aset sebelum direklas ke aset lainnya ) maupun dari aset lainnya , dan diperhitungkan antara nilai buku dan hasil penjualan /lelang aset tersebut, dan dicatat sebagai surplus/ defisit dari kegiatan non operasional dalam Laporan Operasional.

Pengelolaan dana BOS mulai dari penganggaran, penatausahaan dan pelaporan dilaksanakan melalui SIMDA BOS ( terpisah dengan SIMDA Keuangan ) Pelaporan BOS baik bulanan, triwulanan, maupun semesteran dilaksanakan oleh Satdikdas Negeri kepada PPK di Dinas Pendidikan . Setiap Semester, Dinas Pendidikan mengajukan Surat Permohonan Pengesahan Belanja (SP2B) kepada BUD, dan setelah terbit Surat Pengesahan Belanja (SPB) PPK Dinas Pendidikan melakukan pencatatan realisasi belanja BOS pada SIMDA Keuangan.

Adapun Proses persiapan penyusunan LKPD Tahun 2018, antara lain adalah :

  1. Melaksanakan update Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara;
  2. Mengadakan pelatihan akuntansi bagi petugas akuntansi baru.
  3. Melakukan entry saldo awal LK OPD Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Petugas Akuntansi :
  4. Melaksanakan jurnal balik atas transaksi persediaan, piutang dan utang Tahun 2017 disertai dengan verifikasi bukti pendukungnya ;
  5. Melaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang sudah dilakukan perubahan.
  6. Melaksanakan entry data persediaan pada Simbarsada ( Sistem informasi manajemen barang persediaan daerah) yang dilakukan oleh pengurus barang, berdasarkan data realisasi barang persediaan sampai dengan 30 September 2018;

Banyak hal lain yang didiskusikan, antara lain penerapan SIMDA Keuangan dan SIMDA Barang secara online, SIMDA Persediaan , pencatatan Aset Tetap Renovasi dan lain-lain.

Selanjutnya selesai diskusi, Tim BPKAD Kabupaten Nganjuk melanjutkan perjalanan untuk berwisata di Kabupaten Banjarnegara. Banyak destinasi  wisata di Kabupaten Banjarnegara yang bisa dikunjungi antara lain Obyek Wisata Dataran Tinggi Dieng , Obyek Wisata Air Surya Yudha , Arung Jeram Sungai Serayu, Bukit Asmara Situk (BAS), Taman Rekreasi Marga Satwa ( Kebun Binatang) Selamanik dan masih banyak obyek wisata lainnya.

Leave a Comment